Beberapa Wisata di Sekitar Waduk Tukul Pacitan

Hasil gambar untuk waduk tukul pacitan

Pacitan – Waduk Tukul atau Bendungan Tukul, Kabupaten Pacitan yang baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (14/2/2021) rencananya akan dikembangkan menjadi tempat wisata baru.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan Andi Faliandra mengatakan, waduk tersebut lokasinya dekat dengan beberapa tempat wisata. “Itu bersebelahan dengan Banyu Anget. Di sebelah, kita punya wisata religi Pondok Pesantren tertua di Indonesia, Pondok Tremas”.

Selain dua tempat wisata tersebut, ada juga tempat wisata sejarah yang lokasinya agak sedikit menanjak dari Waduk Tukul.

Saat ini, Waduk Tukul belum difungsikan sebagai tempat wisata. Namun, pengunjung bisa berfoto-foto di jalur yang melingkari waduk karena menampilkan pemandangan perbukitan yang mengapit waduk.

Usai berswafoto ria sambil melihat pemandangan, berikut daftar tiga tempat wisata di sekitar Waduk Tukul yang bisa dikunjungi dalam sehari :

  1. Pemandian Banyu Anget

Pemandian Banyu Anget, juga dikenal dengan Pemandian Air Hangat Tirto Husodo berlokasi di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari.

Tempat wisata tersebut memiliki kolam-kolam pemandian yang airnya berasal dari sumber air panas. Namun, suhu air pada kolam utama terbilang cukup tinggi sehingga ditutup untuk umum.

Sementara untuk kolam lain, suhu air sudah disesuaikan sehingga wisatawan bisa berendam dengan aman sambil bersantai.

Pemandian tersebut memiliki kolam anak-anak, kolam sedang, dan kolam dewasa. Jika berkunjung dengan anak, kamu tidak perlu khawatir karena mereka sudah diberikan tempat sendiri. Jika ingin berkunjung, Pemandian Banyu Anget berjarak 5,9 kilometer (km) dari Waduk Tukul atau sekitar 14 menit naik mobil. Harga tiket masuknya adalah Rp 10.000 per orang.

  1. Pondok Tremas

Pondok Tremas terletak di Jalan Patrem nomor 21, Tremas, Kecamatan Arjosari. Jarak tempuh dari Pemandian Banyu Anget adalah 4,6 km atau sekitar 10 menit menggunakan mobil.

Jika memulai perjalanan dari Waduk Tukul, jarak tempuhnya adalah 10,5 km atau sektar 24 menit. Mengutip situs resminya, Pondok Tremas memiliki sebuah masjid yang dapat dikunjungi wisatawan yang gemar melakukan wisata religi.

Selain beribadah, kegiatan lain yang dapat dilakukan adalah melihat megahnya masjid dalam salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia dan Pulau Jawa tersebut.

Meski sudah ada sejak 1830 Masehi, masjid dalam Pondok Tremas tidak menggunakan bahasa Arab, melainkan nama desa dan nama pesantren tempatnya berada.

Di setiap pintu masuk masjid, kamu akan disuguhi ukiran hiasan kaligrafi berwarna emas yang kontras dengan latar belakangnya berwarna cokelat kayu.

  1. Monumen Jendral Sudirman

Apabila suka dengan wisata sejarah, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Monumen Jenderal Sudirman di Dusun Sobo, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan. Adapun, patung perunggu Jenderal Sudirman setinggi lebih kurang delapan meter tersebut didirikan karena pada 1 April-7 Juli 1949 Sang Jenderal dan pasukannya bermarkas di sana.

Jika ingin melihatnya dari dekat, kamu bisa menaiki 70 anak tangga yang dibagi menjadi tiga undakan dan terdiri dari 45 anak tangga pada undakan pertama, delapan anak tangga pada undakan kedua, dan 17 anak tangga pada undakan ketiga.

Apabila diperhatikan lebih dekat, jumlah anak tangga tersebut adalah 17-8-45 yang melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. Setibanya di atas, kamu bisa melihat megahnya patung yang berada dekat pada sebuah lapangan luas yang dikelilingi oleh bangunan berbentuk persegi.

Pada setiap dinding bangunan, terdapat 38 relief yang menggambarkan kisah Sang Jenderal semasa hidupnya. Mulai dari saat dia dilahirkan, belajar mengaji, bergabung dengan PETA (Pembela Tanah Air pada masa penjajahan Jepang), perjuangan gerilya, hingga wafat di Magelang.

Jika ingin masuk, tarifnya adalah Rp 5.000 per orang. Untuk berkunjung ke sana, jarak tempuh dari Pondok Tremas adalah 37,5 kilometer atau sekitar 1 jam 15 menit. Sementara dari Waduk Tukul adalah 24,4 kilometer atau sekitar 57 menit.

Leave a Reply