Cara Mudah Untuk Merawat Mesin Diesel Berumur Lebih Lama

Tidak kalah dengan mesin bensin, teknologi common rail dan turbo membuat mesin diesel menghasilkan tenaga maksimum. Namun ada beberapa perawatan pemeliharaan tertentu harus dilakukan agar alat berat berfungsi dengan baik dan memiliki masa pakai yang lama.

Perawatan paling penting yang harus dipertimbangkan adalah pemilihan pelumas. Pelumas untuk mesin diesel tidak lagi terlalu kental dan sekarang lebih tipis.

Seperti dilansir Hyundai Indonesia, penyesuaian pelumas akibat beban kerja mesin diesel lebih ekstrem karena pengaturan rasio kompresi yang tinggi.

Selain itu, kehadiran turbocharger dapat menghasilkan suhu dan tekanan yang lebih tinggi, sehingga kebutuhan oli mesin diesel sangat terdilusi.

SAE 10W-30, SAE 5W-40 atau 5W-30 tersedia. Pelumas untuk mesin diesel dengan turbocharger harus disesuaikan sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Selain pelumas, bahan bakar untuk mesin harus berkualitas tinggi.

Tekanan pada mesin turbodiesel modern cukup tinggi. Jika filter diesel dipaksa untuk meminum bahan bakar berkualitas buruk, mereka akan dengan cepat mengompres.

Catalytic Converter
Selain kelebihan beban, kerusakan akan mengakibatkan kegagalan fungsi injektor karena diesel berkualitas rendah memiliki kandungan sulfur tinggi. Mesin diesel modern memiliki struktur yang sangat sempit untuk filter.

Ada juga katalis. Komponen ini berguna untuk menyaring tingkat emisi gas buang sehingga masa pakai catalytic converter tergantung pada kualitas bahan bakar.

Harga bahan bakar diesel sesuai dengan persyaratan mesin diesel modern relatif mahal. Namun, jumlah biaya bahan bakar yang dikeluarkan sebanding dengan kinerjanya.

Leave a Reply