Hati-hati Dalam Memasang Roof Rack di Atap Mobil Anda

Hati-hati Dalam Memasang Roof Rack di Atap Mobil Anda

alasra.org – Penambahan aksesoris pada mobil kesayangan wajar untuk dilakukan. Terutama jika aksesoris tersebut mampu menunjang kebutuhan pemiliknya. Salah satu komponen tambahan yang umum terlihat adalah roof covering shelf atau roof covering box yang dipasang di atap mobil.

Roof covering rack atau roof box bermanfaat sebagai tempat meletakkan muatan di atap mobil. Hal ini dilakukan agar barang bawaan yang dibawa bisa lebih dimaksimalkan, tidak hanya mengandalkan ruang dalam bagasi dan kabin.

Meski bermanfaat, pemasangan roofing shelf atau roof covering box pada atap mobil memiliki beberapa konsekuensi yang harus dihadapi.

Hati-hati Dalam Memasang Roof Rack di Atap Mobil Anda

Kepada Kami beberapa waktu lalu, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna menjelaskan ada sejumlah dampak yang ditimbulkan ketika memasang komponen tersebut dan menaruh muatan di atasnya.

Menurut Suparna, stabilitas kendali mobil rawan terganggu. Sebab adanya beban tambahan di atap mobil akan berefek mobil lebih mudah limbung ketika berbelok. Selain itu, pemasangan roof rack atau roofing system box disertai muatan bisa mengurangi aerodinamis mobil.

Saat mobil dibawa melaju dengan kecepatan di bawah 60 kpj mungkin tidak terlalu terasa. Namun jika laju ditingkatkan, mobil akan terasa berat karena hambatan angin yang kian besar. Jika sudah seperti itu, dikhawatirkan konsumsi bahan bakar akan lebih boros. Apalagi ketika beban muatan yang dibawa kian bertambah.

Pada kesempatan yang berbeda, Supplier Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Electric Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan bahwa hanya mobil yang telah dilengkapi roofing system rail yang aman untuk dipasangi roofing shelf atau roof box.

“Kalau dari kami tidak menyarankan mobil yang tanpa roof covering rail dari pabrikan memasang roof covering box, seperti hatchback atau car, jadi memang tidak bisa sembarangan karena menyangkut soal safety and security,”kata Didi.

Ia menambahkan bahwa ada batas maksimal bobot muatan yang boleh ditaruh di atap mobil. Menurutnya, berat barang termasuk kompartemen tambahan di atas atap tidak boleh melebihi angka 75 kilo.

Leave a Reply