Kekerasan Rasial Kembali Terjadi di New York AS

Kejahatan kebencian terhadap orang Asia-Amerika di AS meningkat: Dari  penghinaan hingga pembunuhan - BBC News Indonesia

Alsara.org – Manhattan, Seorang wanita lansia Asia-Amerika berusia 65 tahun menjadi korban kekerasan rasial di Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS), tetapi warga di sekitarnya diam saja.

Insiden terjadi saat siang bolong di tengah kota Manhattan pada Senin (29/3/2021). Dalam video CCTV dari dalam gedung depan TKP, tampak korban tidak ada yang menolong ketika ditendang habis-habisan oleh seorang pria.

Tampak juga pelaku berjalan ke arah wanita Asia itu lalu menendang perutnya sampai korban terjatuh. Pelaku lalu menendang kepala korban beberapa kali sebelum pergi.

Video yang diunggah kepolisian New York (NYPD) di Twitter ini turut memperlihatkan seorang pria, tampaknya kurir barang, melihat penyerangan itu dari dalam.

Namun bukannya menolong korban, dia bersama dua pria lainnya justru menutup pintu.

Tidak diketahui apakah korban akhirnya mendapat pertolongan orang lain atau tidak. Identitas korban sampai sekarang belum dirilis. Ia dirawat di rumah sakit dengan berbagai luka, termasuk tulang panggul yang retak. Meski begitu, media lokal melaporkan korban telah meninggalkan rumah sakit.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan, serangan itu mengerikan dan memprihatinkan. Ia menambahkan, kekerasan anti-Asia menjadi “epidemi” di seluruh AS dan harus dihentikan sekarang juga.

Sementara itu Wali Kota New York City Bill de Blasio meminta siapa pun yang menyaksikan penyerangan untuk berteriak agar menarik perhatian orang-orang dan menghentikan pelaku.

Pelaku pernah bunuh ibunya sendiri Polisi New York pada Rabu (31/3/2021) mendakwa seorang tersangka dalam penyerangan brutal terhadap wanita Asia-Amerika berusia 65 tahun.

Polisi mengidentifikasi pelaku bernama Brandon Elliott (38), yang dibebaskan dari penjara pada 2019 dengan pembebasan bersyarat seumur hidup. Elliott dihukum karena menusuk ibunya sendiri sampai tewas di depan saudara perempuannya yang berusia lima tahun pada 2002.

Juru bicara Kepolisian New York (NYPD) menangkap Elliott pada Selasa malam (30/3/2021) di sebuah hotel di Times Square dekat lokasi penyerangan wanita Asia tadi.

Kantor berita AFP mewartakan, hotel yang ditempati Elliott dihuni para tunawisma selama pandemi Covid-19. Elliott lalu didakwa melakukan tindak pidana penyerangan sebagai kejahatan rasial pada Rabu (31/3/2021), kata polisi.

Jaksa penuntut di Manhattan, Cyrus Vance, mengatakan bahwa Brandon Elliott menghadapi kurungan 25 tahun penjara jika terbukti bersalah menyerang wanita Asia.

Leave a Reply