Konsultasikan Dengan Pihak Asuransi Sebelum Memodifikasi Kendaraan Anda Agar Klaim Tidak Hangus.

Perubahan yang dilakukan dalam memodifikasi mobil yang dilakukan para pemilik kendaraan karena merasa tidak puas dengan penampilan standar kendaraan yang mereka miliki. Menambahkan aksesori yang sederhana hingga sampai yang ekstrim Seperti merubah bagian bodi mobil hingga bagian velg dan juga interiornya disesuaikan dengan keinginan sang empunya mobil.dibuatnya senyaman dan semenarik mungkin..

Namun, harus dipahami bahwa bagi pemilik yang dilindungimobil mereka dengan asuransi, penambahan aksesori sekecil apapun harus dikonsultasikan dulu dengan pihak asuransi, karena hal itu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Alasannya adalah bahwa klaim akan ditolak jika mobil rusak karena perubahan yang terjadi pada waktu modifikasi yang belum dibahas dengan perusahaan asuransi.

Mengapa Anda perlu melakukan konsultasi dulu ke perusahaan asuransi? Ini dilakukan dengan siaran pers dari Asuransi Astra sehingga pihak asuransi akan tahu sebelumnya apakah menambahkan aksesori ke mobil dapat meningkatkan profil risiko atau tidak.

Meskipun hanya merubah atau melakukan tambahan kecil seperti memasang kaca film saja harus dikonsultasikan terlebih dahulu.

Jika pemilik ingin membuat klaim asuransi, tidak ada masalah, karena perubahan yang dilakukan sesuai dengan semua data yang dicatat oleh perusahaan asuransi.

peraturan
Sebagai informasi, ini sebenarnya adalah Pasal 8 dari Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI), yang berkaitan dengan perubahan risiko dalam ayat 1 (1) dan 2 (2). Pemilik harus memberi tahu perusahaan asuransi (pihak ketiga atau perusahaan asuransi) tentang semua keadaan, yang meningkatkan risiko yang dijamin.

Dalam hal ini adalah tentang modifikasi. Inilah isi pasal tersebut:

  1. Tertanggung wajib memberitahukan kepada Penanggung setiap keadaan yang memperbesar risiko yang dijamin Polis, selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender apabila terjadi perubahan pada bagian dan atau penggunaan Kendaraan Bermotor.
  2. Sehubungan dengan perubahan risiko pada ayat (1) di atas, Penanggung berhak :

2.1. menetapkan pertanggungan ini diteruskan dengan suku premi yang sudah ada atau dengan suku premi yang lebih tinggi, atau

2.2. menghentikan pertanggungan dengan pengembalian premi sebagaimana diatur pada Pasal 27 ayat (2).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *