Manfaat Minum Kopi Seminggu Sekali, Mencegah Kematian Dini

Para peneliti dari Universitas Osaka, Universitas Tsukuba, dan Universitas Hokkaido di Jepang meneliti data dari kebiasaan minum teh dan kopi, serta hasil kesehatan pada lebih dari 46.000 orang dewasa di Jepang.

Hasilnya, mereka yang minum setidaknya satu cangkir kopi seminggu, 14 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena sebab apa pun selama penelitian.

Untuk penderita serangan jantung, efeknya bahkan lebih kuat, yakni mengurangi risiko kematian dini sebesar 22 persen.
Sejumlah orang punya kebiasaan menyeruput secangkir kopi hitam hangat di pagi hari. Minum kopi di pagi hari membuat mereka segera terjaga dan segera siap menjalani hari.

Kabar baik bagi pecinta kopi hitam, mengonsumsi minuman berkafein ini ternyata memiliki dampak positif untuk tubuh.

Melansir Healthline, seduhan kopi mengandung antioksidan dan mineral penting. Di antaranya riboflavin, asam pantotenat, mangan, kalium, magnesium, dan niasin. Dengan beragam nutrisinya, berikut sederet manfaat kopi untuk kesehatan:

  • Meningkatkan fungsi otak
    Manfaat minum kopi di pagi hari yang sayang boleh dilewatkan adalah meningkatkan fungsi otak. Kopi mengandung kafein yang bersifat stimultan. Artinya, kafein segera terserap ke aliran darah dan bergerak ke otak sesaat setelah seseorang minum kopi. Dampaknya, minum kopi dapat meningkatkan fungsi otak, termasuk daya ingat, kewaspadaan, fokus, sampai kemampuan merespons sesuatu.
  • Membantu membakar lemak
    Kandungan kafein yang terkandung dalam kopi dapat membantu membakar lemak. Kafein merangsang sistem saraf dan memberikan sinyal kepada sel lemak agar segera memecah lemak di tubuh. Penelitian menunjukkan, minum asupan berkafein dapar meningkatkan laju metabolisme yang berperan dalam membakar lemak sebanyak 3-11 persen. Studi lain mengungkapkan, efek kafein dalam membantu membakar lemak lebih efektif pada orang kurus ketimbang orang gemuk. Namun, ada kemungkinan efek membantu membakar lemak ini tidak manjur bagi peminum kopi jangka panjang.

Sementara, terdapat satu kelompok yang tidak mendapat manfaat dari minum kopi, yakni orang-orang dengan riwayat stroke.

Para peneliti menemukan bahwa mereka mendapat manfaat lebih baik dengan minum banyak teh hijau, setidaknya tujuh cangkir perhari untuk mengurangi risiko kematian dini sebesar 62 persen.

Namun, perlu ditekankan bahwa hasil penelitian ini bersifat observasional, sehingga tidak menunjukkan bahwa meminum minuman tersebut secara langsung dapat meningkatkan kesehatan.

Salah satu faktor kunci kenapa hasil penelitian menunjukkan kopi dan teh hijau sangat bermanfaat, karena kopi dan teh sering dikonsumsi tanpa susu atau gula di Jepang, sehingga memaksimalkan manfaatnya.

“Cara paling sehat untuk menyiapkan minuman ini adalah tanpa tambahan gula yang tidak perlu,” ujar salah satu profesor kesehatan masyarakat di Universitas Osaka, Dr Hiroyasu Iso.

Hal senada pun tertulis dalam jurnal ilmiah yang diterbitkan American Heart Association, disebutkan bahwa minum kopi secara teratur, meski dalam jumlah kecil, dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah, terutama bagi penderita serangan jantung.

Sementara itu, berdasarkan beberapa studi sebelumnya, kopi dan teh (dari segala jenis) kaya akan fitonutrien, yakni senyawa nabati yang baik untuk kesehatan.

Teh juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, karena kaya akan jenis mikro nutrisi tertentu yang disebut flavanol (juga ditemukan dalam apel dan beri). Sementara kopi, memiliki tingkat antioksidan yang tinggi, yang berguna menurunkan peradangan dan risiko penyakit jantung.

Kopi dan teh yang sama-sama mengandung kafein, dapat memberi lebih banyak energi dan meningkatkan metabolisme yang sehat.

Meski kafein juga memiliki efek samping seperti membuat mual atau kegugupan, namun itu hanya terjadi dalam dosis kafein yang tinggi. Kafein dalam teh, juga terbilang cukup rendah, sehingga tidak mungkin menyebabkan masalah kesehatan.

Leave a Reply