Punya Pengalaman Jadi Nelayan, Kapten Arema Berniat Bisnis Sea Food

Kapten Arema FC, Hendro Siswanto sudah punya beragam bisnis di luar sepak bola. Mulai dari merchandise, hijab, hingga seluler dan kuliner ayam crispy.

Tapi, masih ada satu bisnis lagi yang ternyata masih jadi impiannya, yakni punya rumah makan atau restoran sea food karena dia berasa di Tuban yang punya hasil laut melimpah.

“Sebenarnya saya ingin punya kuliner sea food. Budhe saya bisa masak rajungan dan lainnya. Inginnya buat kuliner sea food di Malang, yang masak Budhe saya. Tapi orangnya tidak mau meninggalkan Tuban karena terlalu jauh,” kata pemain 30 tahun ini.

Hendro melihat masakan keluarganya itu tidak ditemui di Malang. Dia memprediksi jika membuka kuliner sea food khas Tuban di Malang, bakal laris jadi buruan. Karena banyak pemain yang cocok dengan masakan keluarganya.

“Teman-teman banyak yang minta dibawakan masakan rajungan dari Tuban. Banyak yang suka,” sambungnya.

Tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat impian itu bisa terwujud. Apalagi, istri Hendro sangat senang dengan bisnis kuliner. Dari bisnis ayam crispy yang baru dibuka bulan lalu, animo pembelinya cukup besar.

“Istri saya suka bisnis kuliner. Kalau saya, senang bikin promonya. Seru rasanya,” jelasnya.

Hendro Siswanto senang membuat promo di media sosial. Seperti diskon saat Hari Sumpah Pemuda atau yang lainnya. Jika banyak yang memakai promo itu, Hendro dapat kepuasan tersendiri karena promonya bisa diterima pelanggan.

Sebelum jadi pesepak bola, Hendro sering melaut. Namun beberapa hari ini, mantan pemain Timnas Indonesia itu hanya membantu mengumpulkan hasil tangkapan nelayan di pantai. Mulai ikan sampai kepiting diangkutnya dalam keranjang.

“Dulu pernah bantu angkat-angkat saja,” katanya.

Ketika kompetisi terhenti pada 2015, Hendro juga pulang ke Tuban untuk menjadi nelayan. Jadi, ketika kelak menjalankan bisnis sea food, dia sudah punya pengalaman.